Jangan Pindah Rumah Saat Renovasi

blog-1.jpg

Dikala merenovasi rumah, banyak sekali keluarga yang ‘maksa’ buat senantiasa tinggal di rumah yang tengah di renovasi tersebut. Finansial kerap jadi alibi utama enggan pindah. Maklum, kontrak rumah tentu akan menambah biaya. Sementara kalau numpang tinggal dirumah saudara, tentu akan timbul rasa tidak enak kemungkinan nya.

Ketahuilah terdapat banyak hal lain yang jauh lebih berarti untuk Kamu pertimbangkan saat jika ingin tinggal dirumah yang sedang direnovasi.

1. Keselamatan anak

Utamakan keselamatan keluarga Kamu, paling utama anak- anak. Dikala merenovasi rumah, terdapat banyak benda- benda beresiko berantakan, semacam paku, batu, kayu, besi, serta bahan material lain.

Apalagi bisa jadi banyak alat- alat besar tergeletak begitu saja. Dalam kondisi  "separuh jadi" apapun dapat terjadi, terlebih bila cuaca lagi tidak menunjang misalnya dikala hujan besar. Terdapat baiknya Kamu memilah mengungsi sedangkan buat meminimalisasi kondisi tidak terduga.

2. Material beracun

Dikala renovasi rumah banyak debu bertebaran yang beresiko untuk kesehatan.

Tidak hanya itu material bangunan lain, semacam cat serta perabot pula beresiko buat kesehatan sebab memiliki racun.

Bau cat yang dihirup terus menerus dalam jangka waktu lama akan memunculkan akibat negatif buat kesehatan.

3. Ruang Gerak Terbatas

Bila Kamu melaksanakan renovasi besar- besaran, rumah pasti penuh dengan bahan bangunan. Wujud renovasi yang besar otomatis akan menghalangi gerak Kamu.

Belum lagi bila lantai rumah turut dibongkar bakalan membuat pergerakan tidak aman.

Ini belum termasuk akses air bersih, lalu kabel, dll ya. Nah, kalau begitu, lebih baik keluar uang lebih sedikit untuk ngontrak rumah kecil kan? Kalau masalah pindahin barang2 nya, gak perlu repot. Ada TheLorry yang sudah berpengalaman sebagai jasa membantu banyak orang untuk pindah rumah, pindah kantor, bahkan pindah barang2 kecil sekalipun.